Arsip Kategori: Liga Lain

Menezes Nilai Penampilan Ronaldinho dan David Luiz Buruk

ST GALLEN, Arsitek Brasil Mano Menezes memarahi Ronaldinho dan David Luiz yang dianggapnya tampil buruk saat tim Samba mengalahkan Bosnia 2-1 dalam laga persahabatan.

Menurut Menezes, permainan Brasil kerap terhenti saat bola mencapai Ronaldinho yang dipanggil kembali setelah tidak dibawa ke Piala Dunia 2010 oleh Dunga.

“Saya rasa dia tampil di bawah standar,” ujar Menezes mengenai Ronaldinho. “Di beberapa kesempatan, pergerakan kami selalu terhenti di dia. Dia tidak meneruskan bola seperti yang biasanya dia lakukan.”

Adapun David Luiz melanjutkan penampilan buruknya bersama skuat Brasil. David Luiz melakukan kesalahan fatal yang menyebabkan Brasil kebobolan. Sepekan sebelumnya, David Luiz juga tampil buruk saat membela Chelsea dalam laga Liga Champions melawan Napoli.

Menurut Menezes, David Luiz membiarkan kesalahan itu menghantuinya sepanjang pertandingan. “Dia kehilangan konsentrasi karena kesalahan yang biasa terjadi dalam dunia sepak bola. Dia tampil di bawah standar.”

Agen Taruhan Bola – M9D.com

M9D.com is the site agent who serves sportsbook and online casino account set-profiles on the leading online gambling sites. M9D.com has served thousands of members since 2001. With more than 12 years of experience, no more doubtful to our reputation and trust.

Currently M9D.com been officially linked to facilitate the registration and payment to the account on the site Sbobet, Ibcbet, 1scasino, and Asia855.

To create an account profile on betting online websites, you simply contact our online customer service directly via LiveChat feature. Similarly, to confirm the deposit and withdrawal requests, can directly contact our customer service.

Thank you for choosing us as your betting agent that you can trust. Sign-up now and get some exclusive promos.

Zamora Hadiahkan Gol Kemenangan Fulham 2-1 atas Arsenal

London , Bobby Zamora mencetak gol penentu kemenangan pada injury-time bagi Fulham. 10 pemain Arsenal terkejut dengan Fulham bisa memetik kemenangan 2-1, Senin.

Zamora melesakkan gol penentu bagi tim tuan rumah Fulham pada menit ketiga injury time di Craven Cottage.

Steve Sidwell mencetak gol untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-85 sehingga membatalkan keunggulan Arsenal –yang mencetak gol pembuka pada menit ke-21 lewat tembakan Laurent Koscielny.

Gol kemenangan Fulham itu terjadi setelah pemain Arsenal Johan Djourou dikeluarkan dari lapangan karena mendapatkan kartu kuning yang kedua pada sisa waktu 12 menit, sebuah kartu merah yang memberi semangat tim Cottagers itu untuk menyamakan kedudukan.

Pelatih Arsenal Arsene Wenger, yang marah sekali, menyalahkan permainan timnya yang buruk serta keputusan wasit atas kekalahan itu.

“Kami tidak memanfaatkan banyak peluang gol dan ada beberapa keputusan wasit yang tidak adil hari ini. Kedua hal membuat hasilnya berbeda dari yang kami harapkan,” ujar Wenger, dengan menyebut pengusiran Djourou sebagai “lelucon.”

Malaysia Juara sepak bola SEA Games XXVI

Penyerang kelompok dalam negeri superior Malaysia, Safee Sali, bersyukur atas keberhasilan kelompok dalam negeri U-23 meraih logam mulia di ranting tendang bola SEA Games XXVI.

“Aku seorang diri bahagia kedua kelompok bersetuju final. Aku terima kasih alhamdulillah Malaysia berhasil akibat dapat mempertahankan sebutan pemenang 2 kali berturut-turut,” istilah Safee semasa dihubungi Sbobet.com.

Safee didampingi manajernya, Zakaria Rahim, menyaksikan lanjut pertandingan akhir di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (21/11/2011). Indonesia luang berjaya terlebih dulu melalui tandukan Gunawan Dwi Cahyo di menit keempat. Namun, Malaysia sanggup mencetak goal penyama kedudukan dan memaksa diadakan saing penalti. Dalam sandiwarasaing penalti, Malaysia berhasil 4-3.

“Keduanya bermain terpuji mencapai ke tahap penalti. Secara permainan, kedua kelompok datang baik. Tapi, secara kecepatan Indonesia plus baik,” bentang penyerang Pelita Jaya itu.

Wedding Tips.

Chelsea Segera Datangkan Bek Timnas Spanyol U-23

Jawara Liga Champions Chelsea dikabarkan bakal mendapatkan tambahan amunisi baru. Adalah bek Olympique Marseille, Cesar Azpilicueta yang diisukan bakal merapat ke Stamford Bridge.

Keputusan Jose Bosingwa hengkang, membuat Chelsea memburu seorang bek kanan. Sebenarnya, The Blues masih punya stok pemain di posisi ini, yakni Branislav Ivanovic dan Paulo Ferreira.

Akan tetapi, pelatih Roberto Di Matteo tetap meminta klub untuk merekrut pemain baru, karena dia berencana mengembalikan Ivanovic ke posisi aslinya, bek tengah. Sementara Ferreira dianggap tidak cukup mumpuni untuk mengawal sisi kanan pertahanan.

Untuk itu, kubu The Blues pun langsung mengajukan tawaran kepada Marseille untuk meminang Azpilicueta. Sayang, kubu The Blues enggan membongkar jumlah tawaran yang mereka ajukan.

Meski demikian, London Evening Standard, Selasa (7/8/2012) melaporkan bahwa kubu Marseille menyambut terbuka tawaran yang diajukan Chelsea. Sang presiden klub, Vincent Labrune dan direktur klub Jose Anigo bahkan mengaku siap bernegosiasi dengan pihak Chelsea.

Dengan sinyal positif yang dikirimkan kubu Marseille, Chelsea kabarnya sudah bisa mengamankan servis bek 22 tahun ini dalam sepekan ke depan.

Azpilicueta merupakan pemain asal Spanyol yang diyakini punya kemampuan mumpuni di sektor kanan pertahanan. Bek yang direkrut Marseille dan Osasuna, dua tahun silam itu, membuktikan dengan selalu jadi pilihan utama pelatih Didier Deschamps -pelatih Marseille saat itu- di kompetisi Ligue 1.

Azpilicueta juga sempat dipanggil pelatih Timnas senior Spanyol Vicente Del Bosque, meski tak masuk skuad inti yang tampil di Piala Dunia 2012. Saat ini, Azpilicueta tercatat sebagai salah satu punggawa Timnas Spanyol U-23 yang kemarin berlaga di Olimpiade 2012, London.

Hattrick Messi ke Gawang Granada

BERITA BOLA,       BINTANG Lionel Messi tampil gemilang saat membawa klubnya meraih kemenangan 5-3 atas Granada. Messi mencetak 3 gol alias hattrick dalam laga yang berlangsung di Camp Nou, Selasa 20 Maret 2012 (Rabu dini hari WIB).
Gol-gol striker Argentina ini dicetak pada menit 17, 67 dan 82. Dua gol Barca lainnya dicetak oleh Xavi Hernandez (4’) dan Cristian Tello (82’).
Granada sempat memberikan perlawanan sengit dalam laga ini. Tiga gol Granada dicetak oleh Diego Mainz di menit 55 dan dua gol penalti Guillherme Siqueira menit 62 dan 89.

Berkat tiga golnya itu, Messi tercatat sebagai top scorer Barcelona sepanjang masa. Pemain 24 tahun ini telah mencetak 234 gol, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang pemain legendaris Cesar Rodriguez dengan 232 gol.
Kemenangan ini berarti sangat penting bagi Barca. Mereka berhasil memangkas jarak poin dari Real Madrid yang duduk di puncak klasemen menjadi lima poin.
Azulgrana saat ini mengantongi 66 poin dari 28 laga. Sedangkan Madrid mengumpulkan 71 poin dari 27 laga.

Brasil Andalkan Ronaldinho-Neymar Dan Ganso

RIO DE JANEIRO, Brasil akan mengandalkan trio Ronaldinho, Neymar, dan Paulo Henrique Ganso saat menghadapi Bosnia dalam laga ujicoba di Swiss, 28 Februari mendatang. Tiga pemain ini diyakini akan menjadi pemain kunci Brasil di Piala Dunia 2014 mendatang.

Nama Ronaldinho yang kini membela Flamengo dan Neymar serta Ganso, dua pemain Santos, masuk dalam daftar 23 pemain yang diumumkan pelatih Mano Menezes, Selasa (14/2).

Sebelumnya, Menezes menurunkan trio ini saat menghadapi Ghana September tahun lalu di London. Dalam laga tersebut, Brasil menang 1-0.

Laga melawan Bosnia akan memberikan kesempatan kepada Menezes untuk kembali memainkan tiga pemain andal tersebut. Ronaldinho, Neymar, dan Ganso, absen saar Brasil menang 2-0 atas Gabon dan Mesir 2011 lalu.

Selain Bosnia, tahun ini Brasil juga akan menghadapi Denmark, Amrrika Serikat, Meksiko, dan Argentina dalam laga ujicoba.

Skuad Brasil:

Kiper: Julio Cesar (Inter Milan), Diego Alves (Valencia), Rafael (Santos)

Belakang: Marcelo (Real Madrid), Daniel Alves, Adriano (Barcelona), Alex Sandro (Porto), Thiago Silva (AC Milan), David Luiz (Chelsea), Luisao (Benfica), Dede (Vasco da Gama)

Tengah: Danilo (Porto), Elias (Sporting), Fernandinho (Shakhtar Donetsk), Hernanes (Lazio), Sandro (Tottenham Hotspur), Paulo Henrique Ganso (Santos), Lucas (Sao Paulo), Ronaldinho (Flamengo)

Depan: Neymar (Santos), Leandro Damiao (Internacional), Jonas (Valencia), Hulk (Porto)

ROAD TO EURO 2012 – : Perjalanan Belanda, Denmark, Jerman & Portugal

Dihuni tiga negara kuat plus jawara Eropa 1992, Denmark, tak pelak Grup B akan paling banyak menyedot perhatian di Euro 2012.

Finalis Piala Dunia 2010, Belanda, diperkirakan bakal bersaing ketat dengan musuh lama, Jerman, untuk merebut status juara grup, setelah kedua negara sukses melewati babak kualifikasi dengan relatif mudah.Portugal dengan bintang utama Cristiano Ronaldo pantas dijagokan menjegal hegemoni De Oranje dan Die Mannschaft. Denmark mungkin harus pasrah dengan label underdog, tapi mereka mempunyai kualitas yang tak boleh dipandang sebelah mata.

Dengan putaran final di Polandia dan Ukraina kurang lebih tinggal sebulan lagi, BERITA BOLA mengajak Anda menengok kembali petualangan masing-masing kontestan Grup B selama fase kualifikasi dan bagaimana mereka memastikan tiket ke panggung utama.Belum pernah gagal melewati kualifikasi Euro sejak 1984, Belanda tampak bakal melanjutkan catatan ini dengan lolos ke Euro 2012 setelah terundi di Grup E bersama Swedia, Hungaria, Filandia, Moldova, dan San Marino, terlebih lagi mereka baru saja menapak hingga partai final Piala Dunia 2010.

Memulai perjalanan kualifikasi dengan laga tandang menghadapi San Marino, tak mengejutkan jika Belanda mampu meraih kemenangan mudah atas negara semenjana tersebut. Hat-trick Klaas-Jan Huntelaar serta masing-masing satu gol Dirk Kuyt dan Ruud van Nistelrooy menghasilkan skor 5-0 untuk Oranje.

Keadaan kurang begitu mulus di pertandingan berikut, menjamu Finlandia. Sepasang gol cepat Huntelaar mengantar Belanda melakoni start gemilang, tapi Mikael Forssell berhasil mengubah kedudukan menjadi 2-1 tak lama berselang, dan kubu tamu nyaris menyamakan skor dalam beberapa kesempatan.

Setelah itu anak-anak asuh Bert van Marwijk kembali harus bersusah-payah untuk mengepak tiga poin atas tuan rumah Moldova. Gol Huntelaar di menit ke-37 menjadi satu-satunya pembeda dalam laga tersebut.

Bagaimanapun, Belanda kemudian mampu menunjukkan kedigdayaan saat menerima kunjungan rival terberat di grup, Swedia. Torehan Huntelaar dan Ibrahim Afellay mengantar De Oranje menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-0. Pascaturun minum kedua pemain tersebut kembali masuk scoresheet untuk memperlebar skor menjadi 4-0. Gol Andreas Granqvist memasuki pengujung pertandingan sifatnya hanya konsolasi buat Swedia.

Pada Maret 2011, Belanda sekali lagi menyuguhkan performa super kala menggebuk Hungaria 4-0 di Budapest. Rafael van der Vaart dan Afellay menggetarkan jala lawan sebelum istirahat, disusul Kuyt dan Robin van Persie pada paruh kedua.

Empat hari berselang, Oranje menunjukkan kerentanan di lini belakang ketika mereka ganti menjamu Hungaria. Van persie membuka skor untuk Belanda di babak pertama, namun dua gol cepat via Gergely Rudolf dan Zoltan Gera usai jeda membuat keadaan berbalik memihak tim tamu. Wesley Sneijder dan Van Nistelrooy lantas mengembalikan keunggulan Belanda, tapi Gera mencetak gol keduanya sesaat kemudian guna menjadikan skor 3-3. Meski begitu, kualitas Belanda yang jelas lebih di atas akhirnya berbicara. Kuyt menyarangkan dwigol guna menyegel kemenangan 5-3.

Selanjutnya, rentetan gol dari Van Persie (4), Sneijder (2), John Heitinga, Kuyt, Huntelaar (2), serta Giorginio Wijnaldum membawa Belanda membukukan rekor kemenangan terbesar, 11-0, kontra San Marino, sebelum mereka mengunci tempat di putaran final Euro 2012 dengan kemenangan tandang 2-0 di Finlandia berkat gol-gol Kevin Strootman dan Luuk de Jong.

Setelah meraih mencatat kemenangan tipis 1-0 atas Moldova lewat torehan Huntelaar, rekor tak terkalahkan Belanda akhirnya pupus di tangan Swedia pada laga pamungkas kualifikasi. Dua gol melalui Huntelaar dan Kuyt tak cukup menyelamatkan Oranje dari kekalahan 3-2 di Rasunda Stadium, Solna.

Dengan demikian, Belanda finis di urutan pertama Grup E dengan total 27 poin dalam sepuluh pertandingan, surplus tiga angka atas Swedia.

DENMARK

Denmark mendapat grup yang tergolong berat di kualifikasi Euro 2012 setelah terundi bersama Portugal dan rival regional, Norwegia, sementara Islandia serta Siprus sepertinya merupakan rintangan yang akan dapat diatasi Tim Dinamit.
Kampiun Euro 1992 ini mengawali kampanye dengan kemenangan kandang versus Islandia dengan skor tipis 1-0. Gol telat Thomas Kahlenberg membungkus angka penuh untuk Denmark di Kopenhagen.

Pada laga kedua, skuad Morten Olsen mesti mengakui keunggulan tuan rumah Portugal baik dari segi permainan maupun hasil akhir. Dua gol Nani mengantar Seleccao memimpin nyaman di paruh pertama, sebelum torehan bunuh diri Ricardo Carvalho di menit ke-79 memberikan harapan untuk kubu tamu. Denmark pada akhirnya menyerah 3-1 setelah Cristiano Ronaldo mencatat nama di papan skor lima menit jelang bubar.

Tim Dinamit kembali ke trek kemenangan empat hari kemudian saat menerima kedatangan Siprus. Kendati tampil kurang impresif, tripoin penting berhasil diraih Denmark dengan keunggulan 2-0 berkat gol-gol Morten Rasmussen dan Kasper Lorentzen di babak kedua.

Namun demikian, Denmark lagi-lagi tak mampu mengemas poin maksimal di pertandingan tandang, menghadapi Norwegia pada Maret 2011. Membuka skor terlebih dulu melalui Dennis Rommedahl di menit ke-28, The Red and Whites harus puas dengan hasil imbang 1-1 setelah kemasukan gol Erik Husepklepp di akhir laga.

Sadar tak boleh terpeleset lagi, Denmark menunjukkan reaksi positif pada gim berikut di markas Islandia. Sepasang gol pascajeda dari duo personel yang merumput di Eredivisie, Lasse Schone dan Christian Eriksen, mengunci kemenangan Tim Dinamit 2-0.

Dengan koleksi 10 poin dari lima laga, jadwal selanjutnya, menjamu Norwegia, terbilang krusial, dan anak-anak asuh Olsen ternyata tak mengecewakan. Gol ganda Nicklas Bendtner di 45 menit pembuka cukup untuk memberikan tiga poin buat Denmark sekaligus menghidupkan kembali peluang untuk merebut tiket langsung ke putaran final di Polandia-Ukraina.

Tuan rumah Siprus bukan hambatan berarti bagi Denmark pada matchday 9. Dalam setengah jam pertama laga, Tim Dinamit sudah memimpin empat bola melalui gol-gol Lars Jacobsen, Dennis Rommedahl (2), dan Michael Krohn-Dehli, sebelum Siprus memperkecil ketertinggalan menjadi 4-1 di menit ke-45. Skor tersebut bertahan hingga akhir.

Gim pamungkas nan vital menghadapi Portugal pada 11 Oktober pun dilalui Denmark dengan impresif. Krohn-Dehli membuka keunggulan tuan rumah di Parken Stadion ketika laga baru berlangsung 13 menit, sebelum Bendtner menggandakan skor di babak kedua. Cristiano Ronaldo memperkecil defisit Portugal pada injury time, tapi gol itu datang terlambat.

Hasil tersebut menahbiskan Denmark sebagai pemuncak grup dengan tabungan 19 angka dari delapan partai, unggul tiga poin dari Portugal dan Norwegia.

JERMAN

Usai finis ketiga di Piala Dunia 2010, Jerman langsung digadang-gadang sebagai salah satu favorit utama untuk ajang Piala Eropa dua tahun berselang, dan hasil undian grup fase kualifikasi tampak tak terlalu menyulitkan buat Die Mannshaft. Turki, Belgia, Austria, Azerbaijan, dan Kazakstan patut mendapat respek, tapi tak dapat dimungkiri, Jerman nyaris pasti bakal lolos.

Meski demikian, pertandingan pembuka Die Nationalef tak semulus dugaan. Belgia menghasilkan banyak problem untuk mereka di Brussels. Namun Jerman toh tetap bisa membawa pulang tiga angka lewat gol tunggal striker yang seakan tak pernah menua, Miroslav Klose.

Laga kandang menghadapi Azerbaijan empat hari setelahnya dilalui dengan relatif mudah oleh Jerman. Gol-gol dari Heiko Westermann, Lukas Podolski, Klose, dan torehan bunuh diri Rashad Sadygov mengantar Der Panzer memimpin 4-0, sebelum kubu tamu membalas sekali melalui Rail Melikov. Holger Badstuber dan Klose (lagi) kemudian masuk scoresheet untuk memastikan kemenangan 6-1.

Armada Joachim Low kembali tampil impresif pada Oktober 2010 ketika mereka menggebuk Turki 3-0 di Berlin berkat dwigol Klose dan sebiji dari Mesut Ozil, disusul kemenangan tandang atas Kazakstan dengan skor identik. Klose, Mario Gomez, dan Podolski muncul sebagai pencetak gol dalam laga tersebut.

Kazakstan sekali lagi harus mengakui keperkasaan Jerman kala mereka ganti bertandang ke Fritz-Walter-Stadion, Kaiserslautern, pada Maret 2011. Klose menjaringkan gol saat menit baru menunjukkan angka tiga sebelum gol dobel Thomas Muller menutup babak pertama dengan keunggulan tuan rumah 3-0. Klose melesakkan gol kedua di pengujung pertandingan untuk menjadikan skor akhir 4-0.

Gim selanjutnya di kandang Austria menimbulkan kesulitan buat Jerman, tapi pada akhirnya mereka tetap mampu keluar sebagai pemenang. Gomez memecahkan kebuntuan di babak pertama, namun gol bunuh diri Arne Friedrich sesaat pascarehat membuat skor imbang 1-1. Tripoin untuk Die Nationalelf dipastikan gol telat Gomez di menit terakhir waktu normal.

Jerman kembali mengepak tiga poin empat hari kemudian dengan mengempaskan Azerbaijan 3-1 di Baku. Ozil dan Gomez memberikan keunggulan dua bola bagi Der Panzer, sebelum Murad Huseynov menghidupkan harapan tuan rumah dengan gol penipis skor di menit ke-89. Malang buat Azerbaijan, Jerman justru dapat menambah satu gol lagi melalui penyelesaian cerdik Andre Schurrle pada injury time.

Pasukan Low lantas menghantam Austria 6-2 guna memastikan kelolosan ke Euro 2012. Rangkaian gol dari Klose, Ozil (2), Podolski, Schurrle, dan Mario Gotze membantu Die Mannschaft mengemas kemenangan impresif di Veltins Arena.

Walau sudah menyegel tempat di putaran final, Jerman ogah melepaskan pedal gas di dua pertandingan tersisa. Mereka membekuk Turki 3-1 via gol-gol Gomez, Muller, dan Bastian Schweinsteiger, sebelum membukukan kemenangan dengan skor serupa atas Belgia sekaligus mengubur mimpi sang lawan untuk meraih tiket play-off. Ozil, Scurrle, serta Gomez mencatatkan nama di papan skor pada gim pamungkas fase kualifikasi tersebut.

Alhasil, Jerman menyelesaikan perjalanan di Grup A sebagai pemuncak dengan torehan poin sempurna 30 dari sepuluh pertandingan, unggul jauh sebanyak 13 angka dari Turki di slot kedua.

PORTUGAL

Setelah kiprah yang mengecewakan di Piala Dunia 2010, Portugal pasti termotivasi untuk membuktikan diri di babak kualifikasi Euro 2012, Walau grup mereka, yang juga berisi Denmark, Norwegia, Siprus, dan Islandia, tak tergolong mudah, Seleccao tetap dianggap sebagai favorit untuk finis di posisi teratas.

Meski begitu, start yang dilakoni Portugal tergolong bencana. Tampil sebagai tuan rumah pada gim pembuka, mereka ditahan imbang dengan skor 4-4 oleh tim lemah Siprus.

Kejar-mengejar skor terjadi hingga akhirnya gol Manuel Fernandes di menit ke-60 mengantar Seleccao memimpin 4-3, namun itu ternyata tak cukup untuk menghasilkan tripoin, karena Siprus mampu memaksakan hasil seri berkat gol penyama kedudukan Andeas Avraam di menit ke-89. Tiga gol lain Portugal dalam laga di Guimaraes ini disumbangkan Hugo Almeida, Raul Meireles, dan Danny.
Situasi kian memburuk bagi Portugal di pertandingan kedua. Mereka tumbang 1-0 oleh Norwegia di Oslo lewat torehan semata wayang Erik Huseklepp yang berawal dari blunder kiper Eduardo.

Paulo Bento kemudian mengambil alih tongkat kepelatihan dan berhasil menghadirkan stabilitas yang amat dibutuhkan tim. Portugal pun mengepak kemenangan perdana dengan memukul Denmark 3-1 pada Oktober 2010 melalui dwigol Nani di paruh pertama dan satu dari Cristiano Ronaldo di pengujung laga.

Kebangkitan Portugal berlanjut empat hari berselang dengan membukukan kemenangan atas Islandia, juga dengan skor 3-1, tapi kali ini di kandang lawan. Ronaldo, Meireles, dan Helder Postiga menyumbang gol dalam laga di Reykjavík.
Portugal sukses membalaskan dendam atas Norwegia pada Juni 2011 lewat gol tunggal Postiga, sebelum membantai Siprus 4-0 dengan Ronaldo (2), Almeida, serta Danny mencatatkan nama dalam scoresheet.

Kontribusi gol Nani (2), Joao Moutinho, dan Eliseu lantas membantu Seleccao mengukir kemenangan spektakuler 5-3 atas Islandia menjelang laga penentuan versus Denmark.

Sayang, anak-anak asuh Paulo Bento gagal mengatasi tekanan Tim Dinamit di Kopenhagen. Tuan rumah memimpin 2-0 setelah 63 menit permainan berjalan. Ronaldo membalas sekali untuk Portugal, tapi mereka tetap harus pulang dengan tangan hampa.

Dengan demikian, Portugal mesti puas finis sebagai runner-up Grup H, dan mereka harus menghadapi Bosnia & Herzegovina dalam sepasang gim play-off untuk lolos ke Polandia-Ukraina.

Setelah hasil imbang nirgol di Zenica, Seleccao menggila kala bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua pada 15 November. Ronaldo dan Nani menghasilkan keunggulan dua gol untuk Portugal, sebelum Zvjezdan Misimovic mengubah skor menjadi 2-1 lewat eksekusi penalti guna memberikan harapan buat sang tamu. Portugal lantas menunjukkan respons hebat dan sukses menambah angka melalui Ronaldo, Postiga (2), dan Miguel Veloso untuk mencatat kemenangan 6-2 sekaligus memastikan tiket panggung utama Euro 2012.